Tags

, , , , , ,

Apabila kamu sedang mengalami haid, maka tinggalkanlah shalat dan apabila telah berhenti, maka mandi dan shalatlah.  (H.R. Al-Bukhari)

Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, kewajiban wanita setelah selesai masa haidnya adalah mandi. Itu dilakukan dengan menggunakan air yang benar-benar suci ke seluruh badan.

Cara Mandi Setelah Haid:

  • 1. Berniatlah untuk menghilangkan hadats atau bersuci untuk melaksanakan shalat dan sejenisnya.
  • 2. Mengucapkan : Bismillahirrahmanirrahiim (dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)
  • 3. Meratakan air ke seluruh badan.
  • 4. Menyela-nyela dasar rambut kepala dan apabila rambutnya lebat cukup menyela-nyelanya dengan air. Alangkah baiknya ketika menyela-nyela rambut tersebut dicampur dengan sabun, shampoo atau alat pembersih lainnya.
  • 5. Setelah selesai mandi, disunnahkan mengoleskan kapas yang telah diberi minyak wangi atau sejenis wangi-wangian lainnya ke dalam farji (vagina). Sebagaimana perintah Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam kepada Asma’ tentang hal ini (H.R. Muslim).
  • Disadur dari Buku : Panduan Fiqih Praktis bagi wanita
  • Penulis : Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan
  • Penerjemah : Muhtadin Abrori
  • Editor : Ayip Syafrudin, Abu Ziyad Abdullah Majid
  • Penerbit : Pustaka Sumayyah