Tags

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

gambar ini diunduh dari www.merdeka.com

gambar ini diunduh dari http://www.merdeka.com

Farmakoterapi adalah terapi menggunakan obat berdasarkan jenis penyakit dan kondisi penderita. Berikut adalah beberapa kelompok obat dan fungsinya.

Kelompok obat dan fungsinya

No

Kelompok Obat

Fungsi

1

Antiinfeksi Untuk mengobati luka, infeksi

Antibiotika Menghambat atau membunuh mikroorganisme yang merugikan bagi kesehatan tubuh manusia maupun hewan

Sulfa/sulfonamidum Suatu obat yang berasal dari senyawa kimia yang digunakan untuk menghambat atau membunuh mikroorganisme yang merugikan

Fungisidum/Anti Fungal Untuk menghambat/ mencegah infeksi jamur sistematik & sebagai antijamur untuk infeksi dermatofit & mukokutan

Zat warna Menghambat mikroorganisme yang merugikan bagi kesehatan

2

Anthelmentika Untuk memusnahkan cacing (cacing kremi, cacing pita & tambang) dalam tubuh manusia

3

Antihistamin Mencegah gejala alergi, hay fever

4

Antiinflamasi Untuk mengobati atau menghilangkan rasa nyeri pada sendi

5

Anti alergi Untuk mengobati/ menghilangkan rasa alergi

6

Antitusif Untuk batuk kering

7

Antipiretik Penurun panas

8

Antidiuritika hipertensi ringan sampai sedang

9

Anti diarrhea Untuk mengobati diare

10

Anti parasitica Mengobati tumor, kanker

11

Anti spasmodic Merelaksasikan otot

12

Anti hipertensi Menurunkan tekanan darah yang melebihi normal

13

Anti Hemoragik untuk anti hemoragik

14

Anti Oksidan Menangakap radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh yan dapat menyebabkan kanker dan penuaan dini

15

Anti irritant Mencegah/ mengobati iritasi

16

Anti Vertigo Menghilangkan rasa nyeri pada kepala, mual

17

Antidota Untuk mengeluarkan racun

18

Acpectorian Untuk mencairkan & mengeluarkan lendir saat batuk

19

Vasilatator Untuk memperlebar pembuluh darah

20

Laksatif Obat yang dapat mempercepat gerakan peristaltik usus sebagai refleks rangsangan terhadap dinding usus sehingga dapat menyebabkan pembuangan air besar

21

Anti Depresan Perbaikan pada gejala depresi

22

Anti reumatika Menekan penyakit reumatik

23

Anti virus Menghambat penyakit yang disebabkan oleh virus

24

Antasid Menetralkan asam lambung berlebih

25

Metabolic Untuk memelihara, fungsi metabolisme normal

26

Anastetika, transquilizer, sedative Menghilangkan rasa nyeri

27

Anti tympani obat kejang

28

Anti tetani Mengobati tetanus

29

Hormon Untuk menurunkan kadar gula dalam darah

30

Laxansia, stimulant rumen pencahar perut setelah operasi

 

Aplikasi Obat

                   Dalam pemakaian obat, kita harus memperhatikan aplikasinya. Hal ini ditinjau dari komposisi obat, sifat obat dan tujuan pemberian obat. Adapun aplikasi pemakaian obat adalah :

Aplikasi parenteral

            Aplikasi oral secara parenteral adalah melali suntikan. Keterbatasan obat parenteral konvensional yang dapat mengurangkan indeks terapi ialah distribusi obat yang didistribusikan ke seluruh badan hingga menyebabkan pemborosan, metabolisme yang segera dalam hati dan ekskresi yang lebih cepat di ginjal.

 Aplikasi Per-oral

            Bentuk sediaan obat ini merupakan bentuk sediaan obat untuk sistemik yang mudah digunakan, murah dan banyak digunakan. Keuntungan daripada bentuk sediaan obat ini ialahmudah dan nyaman digunakan, area absobsi luas, banyak pembuluh darah, pelepasan obat diperpanjang dan pelepasan obat terkontrol dalam jangka waktu tertentu mengurangi frekuensi pemberian obat. Namun demikian, terdapat juga kerugian untuk bentuk sediaan obat ini yaitu dari variabilitas kecepatan dan jumlah obat diabsorbsi, reaksi tambahan dan pH lambung yang sangat asam.

 Aplikasi Obat Topical

            Pemberian obat secara topikal adalah memberikan obat secara lokal pada kulit atau pada membrane pada area mata, hidung, lubang telinga, vagina dan rectum. Tujuan dari pemberian obat topikal secara umum adalah untuk memperoleh reaksi lokal dari obat tersebut.

——

Ditulis oleh :

Mutiara Maghfira Chairunnissa
Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran ’2010
Perhatian :
Budayakan mencantumkan penulis atau sumber ketika menyadur informasi.
Dalam artikel ini, terdapat beberapa penyaduran yang dicantumkan dalam postingan Obat